Mahasiswa Unand Tak Hanya Magang, BRMP Jambi Libatkan dalam Program Pertanian Modern
KOTA JAMBI – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi menerima empat mahasiswa Program Studi Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas untuk mengikuti program magang di Ruang Rapat BRMP Jambi, Senin (6/7). Kegiatan yang berlangsung secara hybrid ini dipimpin Direktur Wilayah BRMP Jambi Yunimar, S.Si., M.Si., didampingi Kepala Bagian Tata Usaha Hery Nugroho, S.P., M.P., Ketua Tim Kerja Sama Widya Sari Murni, S.P., M.P., serta Tim Kerja Sama BRMP Jambi. Dosen pembimbing Universitas Andalas, Ami Sukma Utami, S.P., M.Sc., Ph.D., mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom Meeting. Empat mahasiswa yang mengikuti magang yaitu Ratu Fatika Ramadhani, Nabila Putri Rahayu, Tsabitya Nur Ayni, dan Farhanani Syakira Nur. Program ini bertujuan memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan BRMP Jambi dalam menyiapkan sumber daya manusia pertanian yang kompeten dan siap menghadapi dunia kerja.
Dalam sambutannya, Ami Sukma Utami mengapresiasi kepercayaan BRMP Jambi sebagai mitra pelaksanaan magang serta berharap kerja sama kedua institusi terus berlanjut. Sementara itu, Yunimar menyampaikan bahwa mahasiswa tidak hanya akan memperoleh pengalaman mengenai budaya kerja dan pelayanan publik, tetapi juga dilibatkan dalam berbagai kegiatan strategis BRMP Jambi, termasuk pendampingan Program Pertanian Modern melalui Advanced Agriculture System (PM-AAS) sebagai bagian dari program swasembada pangan Kementerian Pertanian. Menurutnya, pengalaman lapangan tersebut menjadi bekal penting untuk melengkapi teori yang telah diperoleh di perguruan tinggi.
Melalui program magang ini, BRMP Jambi menegaskan komitmennya memberikan pendampingan, pembelajaran, dan pengalaman kerja nyata kepada mahasiswa sebagai upaya memperkuat kolaborasi dengan dunia akademik. Sinergi tersebut diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi teknis, wawasan profesional, serta kesiapan mendukung transformasi pertanian modern dan percepatan swasembada pangan di Indonesia. (MW)